Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan

Deja Vu

Apa yang dimaksud dengan deja vu?

Apakah Anda pernah merasa mengunjungi suatu tempat padahal baru pertama kali ke sana? Jika ya, maka Anda mengalami deja vu. Anda tidak sendiri, 60-70% orang mengaku pernah mengalaminya.

Penglihatan, suara, rasa, bahkan aroma sesuatu bisa membuat kita merasa pernah mengalami dan merasakan semua itu, padahal belum pernah. Namun biasanya perasaan itu hanya bertahan 10-30 detik dan segera terlupakan.

Deja vu merupakan istilah dalam bahasa Prancis yang berarti "telah melihat", dan memiliki beberapa variasi, seperti deja vecu (telah mengalami), deja senti (telah memikirkan), dan deja visite (telah mengunjungi). Fenomena tersebut pertama kali diteliti oleh ilmuwan Prancis, Emile Boirac, pada 1876. Menurut Sigmund Freud, pengalaman-pengalaman seperti itu bisa muncul karena ada keinginan yang terhambat atau kenangan peristiwa yang penuh tekanan hingga manusia tak dapat mengaksesnya sebagai ingatan biasa.



Sumber: RD Agustus 2006

Kenali Tanda Segitiga pada Kemasan Plastik



Akhir-akhir ini sering diulas di televisi tentang kemasan plastik yang berbahaya. Coba kita perhatikan di sekitar kita, sudah dipenuhi dengan sampah plastik yang tentunya sangat sulit untuk didaur ulang. Kita juga sering menjumpai berbagai macam plastik mulai dari tas kresek dengan berbagai macam warna ( merah, putih, hitam, dan lain-lain), toples tempat makanan, botol air minum, botol susu, gantungan baju, compact disk (CD), pipa paralon dan lain-lain yang semuanya itu mengandung plastik juga kan???

Tentunya kita sebagai manusia awam tidak tahu mana plastik yang aman dan yang tidak aman. Tetapi ternyata sudah diatur dan ditetapkan secara internasional sehingga di negara manapun di dunia ini menggunakan kode dan simbol yang sama. Namun sayang masih banyak yang belum mengetahui seperti apa kode dan simbol tersebut. Bagi manusia awam kode dan simbol tersebut sangat penting untuk diketahui karena berkaitan dengan jenis bahan serta cara dampak pemakaiannya.

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diadopsi oleh lembaga-lembaga pengembangan system kode, seperti ISO (International Organization for Standardization) .

Secara umum tanda pengenal plastik tersebut:
1. Berada atau terletak di bagian bawah
.
2. Berbentuk segitiga
.
3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka
.
4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga
.

Tanda pengenal plastik itu dibagi menjadi 7 buah kelompok. Serta 3
tambahan sehingga totalnya ada 10 buah. Tanda-tanda plastik tersebut adalah:

JENIS KE 1:

Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya
serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/transparan/ tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang.

JENIS KE 2:

Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang
dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

JENIS KE 3:

Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di
tengahnya, serta tulisan V. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V) seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

JENIS KE 4:

Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE.
LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/ dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah:
1. Kuat,
2. Agak tembus cahaya,
3. Fleksibel dan permukaan agak berlemak.
4. Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia,
5. Daya proteksi terhadap uap air tergolong baik,
6. Kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen.
7. Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

JENIS KE 5:

Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP.
Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

JENIS KE 6:

Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. PS
(polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.

JENIS KE 7:

Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER.
Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu :
1. SAN – styrene acrylonitrile,
2. ABS - acrylonitrile butadiene styrene,
3. PC - polycarbonate,
4. Nylon
Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum
olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkok mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. Bagaimana jenis plastik dengan kode 7 serta tulisan PC? PC – atau nama Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula. Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.

Apakah yang Dapat Kita Peroleh dari Informasi SIMBOL PLASTIK Tersebut?
1. Harus bijak dalam menggunakan plastik, khususnya kode 1, 3, 6, dan 7 (PC), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Gunakan hanya sekali pakai!
2. Akan aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (SAN atau ABS)

Satu lagi yang perlu diwaspadai dari penggunaan plastik dalam industri
makanan adalah kontaminasi zat warna plastik dalam makanan contohnya kita sering membeli gorengan di pinggir jalan, suka minta sama penjualnya yang panas lalu setelah digoreng dimasukkan ke kantong kresek hitam. Ternyata zat pewarna hitam ini kalau terkena panas, bisa terurai, terdegradasi menjadi bentuk zat radikal beracun yang berbahaya bagi kesehatan terutama dapat menyebabkan sel tubuh berkembang tidak terkontrol seperti pada penyakit kanker. Makanya mulai sekarang sebisa mungkin hindari membungkus makanan dengan tas kresek ya! Terutama makanan yang masih panas. Demi panjang umur.... hehehe.... dan tips buat kita semua bagi para orang tua
yang masih memerlukan botol susu untuk putra-putrinya:
1. Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
2.
Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis 4 atau 5.
3. Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
4. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate) ,
5. Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas. 
Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum (biasa digunakan untuk tempat air putih di dalam kulkas). Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak dapat dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan. Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca. 

Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik, khususnya pada microwave oven, bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan dipanaskan di mocrowave oven. Cegah menggunakan kemasan plastik untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak. Cobalah untuk mulai menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan. Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu.

Mengapa Angsa Terbang dalam Formasi V?


Menurut para ahli, formasi V yang digunakan angsa saat bermigrasi memiliki dua keuntungan. Pretama, formasi seperti itu akan menghemat energi mereka. Setiap angsa terbang sedikit lebih tinggi dari angsa di depannya sehingga mengurangi gerakan balik angin. Mereka juga bisa terbang bergantian di posisi paling depan, dan pindah ke belakang jika merasa lelah. Dengan begitu, mereka dapat terbang cukup lama sebelum berhenti untuk beristirahat.
Selain itu, terbang dalam formasi V akan memudahkan pengawasan setiap anggota kelompok angsa.



Sumber: RD September 2006

Hewan dan Mimpi

Apakah binatang bermimpi?

Sepertinya begitu. Perhatikan kucing atau anjing Anda saat sedang tidur. Pasti sesekali matanya tampak kedutan dan cakarnya bergerak-gerak, seolah-olah hewan-hewan itu tengah berlari mengejar sesuatu.

Dr. Matthew Wilson dan Kenway Louie dari Massachusetts Institute of Technology melakukan penelitian menggunakan empat tikus. Mereka menanam elektroda mikro ke hipokampus, bagian otak yang berhubungan dengan proses memori, keempat tikus itu. Lalu mereka mengamati pola-pola yang dihasilkan oleh neuron atau jaringan saraf yang dipasangi elektroda.

Pola otak tikus yang sedang bermimpi berlarian ke sana ke mari ternyata sama dengan pola otak tikus yang benar-benar sedang berlari. Bahkan, hanya dengan mengamati pola-pola itu, para ilmuwan bisa mengetahui apakah si tikus sedang bermimpi berlari-lari atau sedang duduk-duduk. Lalu mengapa binatang bermimpi? Mungkin untuk mengenang dan mempelajari pengalaman-pengalaman hidupnya.



Sumber: RD Agustus 2006.

Sinterklas dan Hadiah

Jika Sinterklas mengantarkan hadiah kepada seluruh anak di dunia dalam satu malam, seberapa besarkah ukuran kereta saljunya?


Menjelang malam Natal, banyak anak menggantung kaos kaki di dinding agar Sinterklas memenuhinya dengan berbagai hadiah Natal. Jika kaos kaki tersebut maksimal dapat diisi dengan 19.125 cm3 mainan, dan ada sekitar 2,106 milyar anak, berarti total volume kaos kaki berisi hadiah bisa mencapai 40.277.250 m3. Jika semuanya itu dimasukkan ke dalam kereta salju Sinterklas, maka setidaknya kereta itu harus memiliki tinggi 272 m (28 m lebih tinggi dari Canary Wharf - gedung tertinggi di Inggris), lebar 272 m dan panjang 544 m.



Sumber: RD Januari 2005.

Telur Cangkang Putih dan Cokelat

Mengapa ada telur-telur yang bercangkang putih dan cokelat?
Para ilmuwan telah menemukan bahwa warna cangkang telur terbentuk secara genetik, namun masih belum diketahui apakah pigmen tersebut terdapat dalam darah ayam betina atau kelenjar cangkang telur.

Banyak induk ayam berbulu cokelat yang bertelur cokelat, tapi tidak selalu harus demikian. Yang pasti, ayam-ayam betina yang bertelur cokelat memiliki ciri-ciri fisik yang sama: cuping telinga mereka berwarna merah.
Dan unggas-unggas bercuping telinga putih menghasilkan telur bercangkang putih. Coba, deh, perhatikan sisi samping kepala unggas-unggas itu. Dengan mudah Anda dapat melihat sebuah lubang yang ditumbuhi bulu-bulu tipis. Nah, itulah cuping telinga unggas yang berupa pial berukuran sebesar koin.

Meskipun telur bercangkang cokelat dan putih memiliki kandungan nutrisi yang sama, telur bercangkang cokelat berharga lebih mahal di pasaran. Dulu, para peternak berusaha keras untuk menjadikan semua telur bercangkang putih karena lebih diminati. Kini, orang-orang malah berpendapat bahwa telur bercangkang cokelat lebih sehat.



Sumber: RD Apr 2005

Biskuit dan Roti


Mengapa biskuit menjadi lembek jika dibiarkan di udara terbuka sedangkan roti akan mengeras?

Dr. Lee Hartley, konsultan teknis produsen makanan High Wycombe's Rank Hovis McDougall, menerangkan, "Secara prinsip, kandungan airlah yang menentukan keras atau lembeknya sebagian besar makanan yang dipanggang. Biskuit mengandung kadar air yang jauh lebih sedikit dari roti sehingga lebih keras pada awalnya. Namun dalam kondisi udara normal, tingkat evaporasi atau penguapan kandungan air dalam biskuit jauh lebih rendah daripada roti, tapi penyerapan uap airnya lebih banyak sehingga menjadi lembek."



Sumber: RD Januari 2004

Siapa yang kenal bayangan sendiri?

Apakah ada makhluk selain manusia yang dapat mengenali bayangan dirinya sendiri?


Ya. Sebuah penelitian penting di Tulane University, New Orleans, tahun 1970 mengungkapkan bahwa simpanse ternyata mengenali bayangan mereka sendiri.
Dalam pengaruh obat bius, wajah simpanse-simpanse itu dilumuri cat tak beracun. Saat sadar, binatang-binatang itu dihadapkan pada cermin. Melihat cat pada wajahnya, simpanse-simpanse itu menyentuh dan membersihkan wajah mereka. Artinya, mereka mengenali bayangan mereka sendiri pada cermin.
Penelitian serupa juga mengungkapkan bahwa orang utan pun dapat mengenali bayangannya sendiri.



Sumber: RD April 2004


Ayam atau Telur?



Manakah yang ada terlebih dahulu, ayam atau telur?


Telur. Ayam zaman modern umumnya diyakini sebagai "keturunan" Archeopteryx, jenis burung tertua. Makhluk yang hidup 150 juta tahun lalu di zaman Jurassic itu pada suatu ketika berevolusi menjadi hewan yang merupakan satu generasi pendahulu ayam masa kini. Makhluk ini bertelur, dan kemudian muncullah ayam yang kita kenal sekarang. Jadi, telur ada terlebih dahulu.



Sumber: RD Juli 2003.