Penyakit Lupus


Tanggal 10 Mei diperingati sebagai Hari Lupus Sedunia. Sebenarnya sejauh apa, sih, kita mengetahui soal penyakit ini?

* Penyebab
Penyakit Lupus disebabkan adanya antibodi yang menyerang jaringan tubuh yang sehat. Penyebab munculnya antibodi 'jahat' ni sendiri masih dalam tahap penelitian, soalnya banyak faktor yang mempengaruhi, mulai dari genetik, lingkungan, infeksi virus, dan hormon.

* Gejala
Badan terasa lemah, mengalami kelelahan berlebihan, timbul gangguan pencernaan, demam, serta pegal-pegl. Kulit menjadi sangat sensitif terhadap sinar matahari, muncul ruam merah di seluruh tubuh yang terkadang disertai benjolan dan bersisik.

* Pengobatan
Hingga saat ini belum ada obat untuk penyakit ini. Yang bisa dilakukan adalah perawatan untuk mengurangi rasa sakit. Beberapa ahli gizi menyarankan pola hidup vegetarian bagi pengidap lupus, tapi belum ada bukti yang menyatakan sayuran bisa membantu pengobatan lupus.

* Yang terserang
Dari 100ribu penduduk, sekitar satu hingga lima orang terserang lupus. Penyakit ini nggak mengenal gender, tapi perempuan lebih banyak terserang. Usia yang rentan adalah 15-40 tahun, dan bangsa Asia dan Afrika lebih banyak terseran daripada orang kulit putih.



Sumber: CC 09/VII 3-17 Mei 2006

Siapa yang kenal bayangan sendiri?

Apakah ada makhluk selain manusia yang dapat mengenali bayangan dirinya sendiri?


Ya. Sebuah penelitian penting di Tulane University, New Orleans, tahun 1970 mengungkapkan bahwa simpanse ternyata mengenali bayangan mereka sendiri.
Dalam pengaruh obat bius, wajah simpanse-simpanse itu dilumuri cat tak beracun. Saat sadar, binatang-binatang itu dihadapkan pada cermin. Melihat cat pada wajahnya, simpanse-simpanse itu menyentuh dan membersihkan wajah mereka. Artinya, mereka mengenali bayangan mereka sendiri pada cermin.
Penelitian serupa juga mengungkapkan bahwa orang utan pun dapat mengenali bayangannya sendiri.



Sumber: RD April 2004


Kisah Ikan dan Air


Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang di tepi sungai. Kata Ayah kepada anaknya, "Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati."

Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air. Ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, "Hai, tahukah kamu di mana air? Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati."

Ternyata semua ikan tidak mengetahui di mana air itu. Si ikan kecil semakin gelisah. Lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sesepuh yang sudah berpengalaman. Kepada ikan sesepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa, "Di manakah air?"

Jawab ikan sesepuh, "Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita akan mati."

Apa arti cerita tersebut bagi kita?

Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari ke sana ke mari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-sampai ia tidak menyadarinya.

Kehidupan dan kebahagiaan ada di sekeliling kita dan sedang kita jalani, sepanjang kita mau membuka diri dan pikiran kita, karena saat untuk berbahagia adalah saat ini, saat untuk berbahagia dapat kita tentukan.

"Being happy can be hard work sometimes, it is like maintaining a nice home, you've got to hang on to your treasures and throw out the garbage."

"Being happy requires looking for the good things. One person sees the beautiful view and the other sees the dirty window, choose what you see and what you think."

"Right here, right now, from here until tomorrow."

"Happiness is here and now."



Sumber: Milis CC.

Cangkir yang Cantik


Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik.

"Lihat cangkir itu," kata si nenek kepada suaminya. "Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat," ujar si kakek.

Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara: "Terima kasih untuk pujiannya, tapi kalian perlu tahu bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna.

Namun, suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar. Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga ku merasa pusing. Stop! Stop! Aku berteriak. Tetapi orang itu berkata, "Belum!" Lalu ia mulai mencengkam dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas! Panas! Teriakku dengan keras. Stop! Cukup! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata, "Belum!"

Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh, ternyata belum. Setelah dingin, aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop! Stop! Aku berteriak.

Wanita itu berkata, "Belum!" Lalu ia memberikanku kepda seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya. Tolong! Hentikan penyiksaan ini! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakkanku. Ia terus membakarku. Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan dingin. Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca.

Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku."

Sumber: Milis


Think about this:
Seperti inilah kehidupan kita, terkadang tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Anggaplah sebagai kebahagiaan, apabila Anda jatuh dalam berbagai kesusahan, jangan berkecil hati, sebab Anda tahu bahwa semua itu menghasilkan ketekunan. Dan biarlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. Dan setelah semua proses itu selesai, Anda dapat melihat betapa cantiknya pribadi yang telah terbentuk.



Be happy!! (^_^)v


Deteksi Stres


Untuk mengetahui Anda terserang stres atau tidak, simak penuturan spesialis nutrisi James Scala tentang gejala stres emosional.

  1. Detak jantung berdebar keras dan dada kadang terasa sesak, meski perasaan itu berlalu dengan cepat.
  2. Sering merasa kelaparan karena pola makan yang tidak sehat dan teratur. Kadang Anda berpikir untuk mencoba merokok.
  3. Ketiak selalu basah meskipun suhu ruangan normal.
  4. Tidak menyadari Anda sering kali berbicara terlalu lantang sampai-sampai teman-teman menegur Anda.
  5. Sering marah, tapi dengan cepat menekan perasaan marah itu. Dari luar Anda terlihat kalem, sedangkan di dalam Anda merasa tertekan.
  6. Leher kaku dan otot belakang punggung kejang.
  7. Lelah tapi sulit untuk tidur dan terus memikirkan masalah yang ada.



Sumber: CHIC 10-24 September 2008